Jumat, 31 Agustus 2012
Sebuah Renungan
Cerita uang Rp. 1.000 dan Rp. 100.000,-
Uang Rp.1000,- dan Rp 100.000,- sama2 terbuat dari kertas, sama2 dicetak dan
diedarkan oleh dan dari Bank Indonesia. Pada saat bersamaan mereka keluar
dan berpisah dari Bank dan beredar di masyarakat. Empat bulan kemudian
mereka bertemu lagi secara tidak sengaja di dalam dompet seorang pemuda.
Kemudian di antara kedua uang tersebut terjadilah percakapan, uang Rp.100.000 bertanya kepada uang Rp.1000.
�Kenapa
badan kamu begitu lusuh, kotor dan bau amis?
�Dijawablah oleh uang Rp. 1000,
�Karena aku
begitu keluar dari Bank langsung berada di tangan orang2 bawahan, dari
tukang becak, tukang sayur, penjual ikan dan di tangan pengemis.
�Lalu Rp.1000 bertanya balik kepada Rp.100.000,
�Kenapa kamu kelihatan begitu baru, rapi dan masih bersih?
�Dijawab oleh Rp. 100.000,
�Karena begitu aku keluar dari Bank, langsung disambut perempuan cantik dan
beredarnya pun di restauran mahal, di mall dan juga hotel2 berbintang serta
keberadaanku selalu dijaga dan jarang keluar dari dompet.�
Lalu Rp.1000 bertanya lagi,
�Pernahkah engkau mampir di tempat ibadah? �
Dijawablah,
�Belum pernah.
Rp.1000. pun berkata lagi,
�Ketahuilah bahwa walaupun keadaanku seperti ini
adanya, setiap Jumat aku selalu mampir di Mesjid2, dan di tangan anak2 yatim, bahkan aku selalu bersyukur kepada Tuhan. Aku tdk dipandang manusia bukan karena sebuah nilai tapi karena manfaat.
Apa yg bisa kita petik dari cerita ini ???? mari kita maknai sendiri-sendiri
Thx : klikunic.com
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar