
UNDANGAN ITU PASTI TIBA
(Semua yang bernyawa pasti akan mengalami mati)
Kematian merupakan suatu keniscayaan, yang pasti akan datang menjemput setiap makhluk yang bernyawa. Dan ketika jadwal kematian telah tiba, tidak ada seorangpun yang dapat menundanya. "Setiap jiwa pasti akan merasakan kematian." (QS AH Imran (3) : 185). "Maka apabila telah tiba ajal mereka (waktu yang telah ditentukan), tidaklah mereka dapat mengundurkannya barang sesaat pun dan tidak pula mereka dapat mendahulukannya." (QS An-Nahl (16): 61).
Kematian bukanlah cara Allah SWT untuk menimpakan sesuatu yang menyakitkan kepada umat manusia tetapi, kematian adalah undangan Allah, aga HambaNya yang beriman untuk segera datang menjumpaiNya.
Imam al Ghazali menuturkan ketika Malaikat Izrail datang hendak nyawanya, Nabi Musa AS, berkata ”Bagaimana mungkin Sang Kekasih akan tega menyakiti kekasih yang dicintai dan disayang-Nya ?"
Mendengar pertanyaan tersebut, Malaikat Izrail segera menghadap Allah guna memohon petunjukNya untuk menjawab pertanyaan kritis Nabi Musa itu. Allah SWT memerintahkan Malaikat Izrail untuk kembali lagi menemui Nabi Musa. Ketika Nabi Musa mengajukan pertanyaan yang sama, malikat Izrail menjawab, "Kekasih mana yang tidak sudi bertemu kekasihnya, ketika kekasihnya itu memintanya untuk segera menemuinya ?". mendengar jawaban itu, dengan penuh keceriaan, Nabi Musa mengikhlaskan nyawanya kembali ke hadirat-Nya.
Dari narasi tersebut jelas tergambar pada hakikatnya kematian merupakan undangan Allah, supaya orang-orang beriman yang dikasihiNya, segera datang menjumpaiNya, karena itu pada suatu pagi, ketika dikunjungi Malaikat Izrail disaat sakit, Nabi Muhammad SAW dengan bertanya kepada Malaikat Izrail,"Maksud kedatanganmu ke rumahku pagi ini, hanya untuk berziarah ataukah untuk mencabut nyawaku ?"
"Aku datang untuk berziarah sekaligus juga untuk menjemputmu, bila engkau mengizinkannya. Tapi aku akan segera kembali, bila engkau keberatan kujemput engkau hari ini. Ya, Rasul Allah, sampaikanlah kepadaku, apa yang kau ingin kulakukan untukmu hari ini." Pinta Malaikat Izrail. "Pertemukan aku dengan Tuhanku sekarang juga !" jawab Nabi SAW tanpa ragu.
Orang yang bertakwa kepada Allah, tak perlu merasa takut dengan kematian. Sebab, saat itu pasti akan tiba. Dan saat kematian datang, maka mereka akan etrsenyum bahagia, kendati ia akan dilepas, dengan derai air mata oleh orang orang yang menyayanginya.
Bagi orang yang bertakwa, kematian merupakan kesempatan terbaik untuk bertemu Allah. Karena, itulah kebahagiaan yang sesungguhnya. "Sesungguhnya akhirat itu lebih baik untukmu dari pada dunia " (QS Al-Dhuha (93): 4)
Bekalilah diri kita dengan amal ibadah sebanyak-banyaknya, mencoba lebih peduli dengan sesama hamba Allah, serta lebih merasakan penderitaan mereka yang mempunyai nasib kurang seberuntung kita.... semoga kita kelak dapat mengalami mati dengan ”Khusnul Khotimah” Amien.
Redaksi : From GOW AE & berbagai sumber

Tidak ada komentar:
Posting Komentar