
Pesan Ibu Untuk Putrinya
Dikisahkan seorang Ibu bernama Ummu Hakim, istri Ikrimah bin Abi Jahl, berpesan kepada putrinya yang akan menikah.
"Wahai anakku, engkau akan meninggalkan tempat dimana engkau dilahirkan Engkau akan meninggalkan tempat dimana engkau dibesarkan dan berpindah ditempat lain yang belum pernah engkau kenal. Engkau memperoleh teman hidup yang belum pernah menemanimu. Dia menjadi berkuasa atas dirimu dan akan menjagamu" lalu sang Ibu melanjutkan" ibu hanya dapat memberi bekal sbb :
1.Temani suamimu dengan hidup sederhana, merasa cukup dengan apa yang ada dan bergaullah dengan baik dan patuh.
2.Jagalah dirimu dihadapan mata dan hidung suamimu, agar engkau tidak kelihatan buruk dalam pandangannya. Jangan sampai dia mencium bau tidak sedap dari badanmu Bercelaklah, karena celak merupakan hiasan terbaik. Ketahuilah bahwa air adalah pengganti terbaik minyak misik jika engkau tak memilikinya.
3.Perhatikanlah dengan baik waktu makan suamimu. Jagalah ketenangan diwaktu dia sedang tidur, karena rasa lapar dapat menimbulkan kemarahan. Dan tidur yang terganggu juga dapat membangkitkan kemarahan.
4.Jagalah keamanan rumah dan keselamatan hartanya serta peliharalah kehormatan suamimu. Hormati anggota – anggota keluarganya. Dengan menjaga keselamatan harta bendanya engkau akan mendapat penghargaan, dan dengan menghormati anggota keluarganya engkau akan mendapat perhatian.
5.Jangan sekali kali membicarakan rahasia suamimu kepada orang lain. Jangan pula engau menentang periritahnya. Jika menyebarkan rahasianya engkau tidak akan jujur pada dirimu, dan jika engkau menentang perintahnya dia akan marah kepadamu.
6.Janganlah engkau. gembira disaat dia sedang merasa gembira, janganlah pula kelihatan sedih jika dia sedang bersedih, Sebab yang pertama menunjukkan sempitnya pikiranmu. Sedangkan yang kedua dapat mengeruhkan pikiran suamimu.
7.Jadilah engkau orang yang paling menghormati suamimu, dia pasti akan menjadi orang yang paling besar memberikan penghargaan kepada dirimu. Jadilah engkau menjadi orang yang paling mudah menyetujui pendapatnya, dia tentu akan menjadi orang yang paling lama menemani hidupmu.
8.Engkau tidak akan dapat memperoleh keinginanmu sebelum engkau mengutamakan kesukaannya ketimbang kesukaanmu sendiri. Atau lebih mengutamakan kesenangannya ketimbang kesenanganmu sendiri. Baik dalam hal-hal yang kamu sukai maupun tidak.
Kata bijak penuh makna itu menampakkan rasa tanggung jawab seorang ibu agar anaknya berbakti kepada sang suami. Bagi Ummu Hakim, Suami adalah sosok diatas segalanya yang wajib dihormati dan ditaati oleh seorang istri. Ketaatan seorang istri bukanlah merendahkan martabatnya, justru malah meninggikan status kemuliaannya. Kiranya pesan ini layak untuk disampaikan pada putri – putri yang akan memasuki pernikahan. Amin
GOW AE

Tidak ada komentar:
Posting Komentar