
Gaya Hidup Sehat dan Pola Makanan Bergizi
Era globalisasi yang dicirikan oleh pesatnya perdagangan. industri pengolahan pangan. jasa dan informasi akan mengubah gaya hidup dan pola konsumsi makan masyarakat, terutama di perkotaan. Melalui rekayasa ilmu pengetahuan dan teknologi maka selera terhadap produk teknoiogi pangan tidak lagi bersifat lokal, tetapi menjadi global. Dalam waktu refafif singkat telah diperkenalkan selera makanan gaya fastfood maupun health food yang populer di Amerika dan Eropa. Budaya makan telah berubah menjadi tinggi lemak jenuh dan gula, rendah serat, dan rendah zat gizi mikro.
Perubahan selera makan ini cenderung menjauhi konsep makanan seimbang sehingga berdampak negatif terhadap kesehalan dan gizi. Pola makan tinggi lemak jenuh dan gula, rendah serat, dan rendah zat gizi mikro akan menyebabkan masalah kegemukan, gizi lebih serta meningkatkan radikal bebas yang dapat memicu muncumya penyakit dcgeneratif. Fenomena inilah yang kemudian dikenal sebagi penyakit kemakmuran. Bergesemya pola makan ini akan berpengaruh negatif terhadap nilai dan citra makanan Indonesia yang merupakan aset budaya dan ekonomi bangsa.
FASTFOOD JADI MENU FAVORIT
Apa menu santap malam bagi keluarga Anda hari ini? Sepiring chicken nugget goreng. tumis sosis dengan telur dadar. atau semangkuk sup jagung instan? Atau mungkin. Anda memilih untuk mengangkat ganggang telepon dan memesan hidangan di restoran fastfood favorit keluarga? Komposisi hidangan seperti ini makin sering ditemukan di meja makan.
Seorang ahli gizi mengatakan. "Meningkatnya kebutuhan dalam hidup menyebabkan kian banyaknya wanita yang memilih untuk meniti karier. Selain untuk aktuatisasj diri, alasan lainnya adalah untuk mencukupi biaya hidup di kota besar, yang jumiahnya kian lama kian tinggi. Akibatnya, para wanita tersebut kekurangan waktu untuk menyiapkan makanan bagi dhinya sendiri dan bagi keluarganya, berdasarkan komposisi gizi yang seimbang".
Hal ini berujung pada pemilihan bahan maakanan olahan yang mudah diproses. Makanan olahan juga rata-rata memiliki cita rasa "gurih". sehingga disukai oleh seluruh anggota keluarga. Tak mengherankan. Anda dan keluarga jadi "kecaaduan” dan lebih memiiih mengonsumsi makanan "setengah jadi" tersebut, dibandingkan makanan yang diolah di dapur dalam kondisi segar.
Karena itu, pada sebagian besar kduarga modern, bahan makanan seperti chicken nugget, sosis. bakso, juga produk sayuran kering. tak pernah absen dari lemari pendingin. Selain produk makanan olahan, pilihan wanita juga kerap jatuh pada menu restoran fastfood,, seperti pizza, bugger, dan lain sebagainya. "Padahal. sebagian besar makanan fastfood yang kaya lemak. tak baik bagi kesehatan,"
ASUPAN MAKAN BURUK PENGARUHI OTAK
Selain terkait dengan kebugaran fisik. jenis asupan makanan sehari-hari jika amat mempengamhi perkembangan serta kemampuan otak untuk berpikir. Seorang psikolog, membeberkan hasil penelitian yang dilakukannya terhadap anak bcrusia 6-12 tahun. "Seorang anak membutuhkan asupan makanan bergizi dalam jumJah cukup untuk memaksimalkan perkembangan dan kekuatan fungsi otak. Jika ia melewatkan sarapan, maka kemampuan berkonsentrasi dan daya ingatnya akan menurun sebesar 15%".
Bukan hanya itu, asupan makanan yang cukup juga akan berpenganih langsung terhadap kemampuan seseorang dalam mengelola stres. Saat terserang stres. baik secara fistk maupun emosionaL tubuh melepas hormon adrenalin dalam Jumlah besar. Untuk mengembalikan komposisi hormon ke dalam kondisi normal. dibutuhkan energi dan protein dalam jumlah besar. Beberapa zat nutiisi, seperti vitamin C, B kompleks, dan E, serta mineral seperti kalsium dan fosfor. juga sejenis asam amino bernama lisio; sangat berperan dalam menetralisasi konsentrasi hormon di dalam tubuh.
Karena itu, jangan heran apabila Anda kerap merasa kesulitan untuk berkonsentrasi dan sering kali merasakan pikiran 'kusut". Coba diingat-ingat, apakah kebutuhan asupan makanan Anda selama beberapa hari ini sudah cukup terpenuhi?
POLA KONSUMSI PANGAN YANG DIANJURKAN
Pada umumnya telah diketahui bahwa lima kelompok zat gizi selain air yang esensial diperlukan tubub manusia adalah protein, karbohidrat, lemak. vitamin, dan mineral. Berbagai zat gizi ini dapat disediakan oleh beragam pangan yang terdapat dalam pangan yang dikonsumsi. Sejumlah golongan bahan pangan yang tersusun secara seimbang akan mampu memenuhi kcbutuhan zat gizi. Golongan pangan tersebut mencakup :
1) Padi-padian
2) Umbi-umbian
3) Pangan hewani
4) Minyak dan lemak
5) Buah dan biji berminyak
6) Kacang-kacangan
7) Gula
8) Sayuran dan buah-buahan
9) Lain-lain
Kesembilan kelompok pangan inilah yang terdapat dalam PPH (Pola Pangan Harapan) yang dijabarkan dari triguna pangan. Oleh karena itu, konsep PPH merupakan manifestasi konsep gizi seimbang.
Selain PPH, konsep gizi seimbang terdapat dalam slogan empal sehat lima sempurna yaitu pangan pokok, lauk-pauk, sayuran, buah. serta minum susu bila mampu. Dengan adanya perkembangan IPTEK diperlukan pesan-pesan gizi agar masyarakat tetap dapat mewujudkan derajat kesehatan dengan optimal.
Departemen kesehatan memromosikan pedoman pangan atau pedomais gizi yang disebut dengan PUGS (Pedoman Umum Gizi Seimbang). PUGS ini merupakan penyempumaan dari empat sehat lima sempurna. PUGS meliputi 13 pesan dasar gizi seimbang seperti berikut :
1. Makanlah aneka ragam pangan.
2. Makanlah pangan untuk memenuhi kecukupan energi.
3. Makanlah sumber karbohidrat setengah dari kebutuhan energi.
Catatan: pangan sumber karbohidrat dibatasi konsumsinya yaitu antara 50-60%. Anjuran proporsi energi yang berasal dari karbohidrat kompleks yaitu kelompok padi-padian adalah 50%, umbi-umbian 6%, serta karbohidrat sederhana yaitu gala sebesar 5% atau sekitar 3-4 sendok makan sehari
4. Batasi konsumsi lemak dan minyak sampai seperempat dari kecukupan energi.
Catatan: konsumsi lemak berkisar antara 10-25% dari kebutuhan energi atau jika dalam bentuk minyak sekitar 3-4 sendok makan sehari.
5. Gunakan garam beryodium.
Catalan: konsumsi garam beryodium dibatasi sampai 6g atau satu sendok teh setiap hari.
6. Makanlah sumber zat besi
Catatan: pangan sumber zat besi adalah pangan hewani, kacang-kacangan, sayuran berwarna hijau tua. Adanya protein hewani, vitamin C, dan vitamin A, dan asam folat membantu penyerapan zat besi dalam tubuh.
7. Berikan ASI saja pada bayi sampai usia 4 bulan (ASl Eksklusif)
Catatan: ASI mempunyai 3 kelebihan yaitu aspek gizi (tidak ada pangan yang menyediakan zat gizi secara lengkap kecuali ASI), kekebalan (ASI mengandung kolostrum bahan anti penyakit) dan kejiwaan (jalinan kasih sayang penting untuk perkembangan mental dan kecerdasan anak).
GOW AE

Tidak ada komentar:
Posting Komentar